Selasa, 26 Maret 2013

TUGAS KE III

#include <cstdlib>
#include <iostream>

using namespace std;

int main(int argc, char *argv[])
{
    int a;
    int b;
    int temp;
    cout <<"Masukkan nilai a : ";
    cin >> a;
    cout <<"Masukkan nilai b : ";
    cin >> b;
   
    temp=a;
    a=b;
    b=temp;
   
    cout <<"Isi gelas a adalah "<<a<<endl;
    cout <<"Isi gelas b adalah "<<b<<endl;
    system("PAUSE");
    return EXIT_SUCCESS;
}

TUGAS KE II

Dari posting sebelumnya yang berisi pengertian interpreter,compiler,tipe data dll.
Untuk kali ini saya akan melanjutkan ke tuttorial pemrograman C++ untuk membuat program kalkulator sederhana dan program sederhana dan program pengurutan data dengan 3 inputan data, langsung saja kita membuat program seperti berikut,

untuk program kalkulator sederhana adalah


#include <conio.h>
#include <iostream.h>
#include <stdio.h>

int main() {

 int a;
 int b;
 cout << endl;
 cout << "____________________________";
 cout << endl;
 cout << endl;
 cout << "zuhdana fany fendriansyah";
 cout << endl;
 cout << endl;
 cout << "20120335032";
 cout << endl;
 cout << "____________________________";
 cout << endl;
 cout << endl;
 cout << "masukkan nilai a :" ;
 cin >> a;
 cout << "masukkan nilai b :" ;
 cin >> b;
 cout << endl;
 cout << "____________________________";
 cout << endl;
 cout << endl;
 cout << a << "+" << b << "=" << a+b;
 cout << endl;
 cout << a << "-" << b << "=" << a-b;
 cout << endl;
 cout << a << "*" << b << "=" << a*b;
 cout << endl;
 cout << a << "/" << b << "=" << a/b;
 cout << endl;
 cout << "____________________________";
 getch();   
}

untuk program pengurutan data adalah

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <stdio.h>

int main(){

int a;
int b;
int c;
cout << endl;
 cout << "____________________________";
 cout << endl;
 cout << endl;
 cout << "zuhdana fany fendriansyah";
 cout << endl;
 cout << endl;
 cout << "20120335032";
 cout << endl;
 cout << "____________________________";
 cout << endl;
 cout << endl;
cout<<"masukkan nilai a:";
cin>>a;
cout<<"masukkan nilai b:";
cin>>b;
cout<<"masukkan nilai c:";
cin>>c;
cout<<endl;
cout<<"____________________________";
cout<<endl;
cout<<endl;
if(b>a && c<b && c>a ){
cout<<"nilai besar : "<<b ;
cout<<endl;
cout<<"nilai kecil : "<<a ;
cout<<endl;
cout<<"nilai tengah: "<<c ;
}

if(b<a && a>c && c>b){
cout<<"nilai besar : "<<a ;
cout<<endl;
cout<<"nilai kecil : "<<b ;
cout<<endl;
cout<<"nilai tengah: "<<c ;
}

if(c>a && a<b && c>b){
cout<<"nilai besar : "<<c ;
cout<<endl;
cout<<"nilai kecil : "<<a ;
cout<<endl;
cout<<"nilai tengah: "<<b ;
}

if(b>a && a>c && c<a){
cout<<"nilai besar : "<<b ;
cout<<endl;
cout<<"nilai kecil : "<<c ;
cout<<endl;
cout<<"nilai tengah: "<<a ;
}

if(a>c && b>c && a>b){
cout<<"nilai besar : "<<a ;
cout<<endl;
cout<<"nilai kecil : "<<c ;
cout<<endl;
cout<<"nilai tengah: "<<b ;
}

if(c>a && a>b && b<c){
cout<<"nilai besar : "<<c ;
cout<<endl;
cout<<"nilai kecil : "<<b ;
cout<<endl;
cout<<"nilai tengah: "<<a ;
}
cout<<endl;
cout<<"____________________________";

getch();
}

Selasa, 19 Maret 2013

Macam-Macam Bahasa Pemrograman Komputer

  Macam-Macam Bahasa Pemrograman Komputer

   1. BahasaPemrograman HTML
HyperText Markup Language (HTML) adalahsebuahbahasa markup yang digunakanuntukmembuatsebuahhalaman web danmenampilkanberbagaiinformasi di dalamsebuah browser Internet.
HTML saatinimerupakanstandar Internet yang didefinisikandandikendalikanpenggunaannyaoleh World Wide Web Consortium (W3C).
HTML berupakode-kode tag yang menginstruksikan browser untukmenghasilkantampilansesuaidengan yang diinginkan.
Sebuah file yang merupakan file HTML dapatdibukadenganmenggunakan browser web seperti Mozilla Firefox atau Microsoft Internet Explorer.

    2. BahasaPemrograman PHP
PHPadalahbahasapemrograman script yang paling banyakdipakaisaatini.
PHP pertama kali dibuatolehRasmusLerdorfpadatahun 1995.Padawaktuitu PHP masihbernama FI (Form Interpreted), yang wujudnyaberupasekumpulan script yang digunakanuntukmengolah data form dari web.
PHP banyakdipakaiuntukmembuatsitus web yang dinamis, walaupuntidaktertutupkemungkinandigunakanuntukpemakaian lain.
PHP biasanyaberjalanpadasistemoperasilinux (PHP jugabisadijalankandengan hosting windows).

   3. BahasaPemrograman ASP
ASPadalahsingkatandari Active Server Pages yang merupakansalahsatubahasapemograman web untukmenciptakanhalaman web yang dinamis.
ASP merupakansalahsatuprodukteknologi yang disediakanoleh Microsoft.
ASP bekerjapada web server danmerupakan server side scripting.

   4. BahasaPemrograman XML
Extensible Markup Language (XML) adalahbahasa markup serbaguna yang direkomendasikan W3C untukmendeskripsikanberbagaimacam data.
XML menggunakan markup tags sepertihalnya HTML namunpenggunaannyatidakterbataspadatampilanhalaman web saja.
XML merupakansuatumetodedalammembuatpenanda/markup padasebuahdokumen.

   5. BahasaPemrograman WML
WMLadalahkepanjangandari Wireless Markup Language, yaitubahasapemrograman yang digunakandalamaplikasiberbasis XML (eXtensible Markup Langauge).
WML iniadalahbahasapemrograman yang digunakandalamaplikasi wireless.
WML merupakananalogidari HTML yang berjalanpada protocol nirkabel.

  6. BahasaPemrograman PERL
PerladalahbahasapemrogramanuntukmesindengansistemoperasiUnix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), jugatersediauntuksistemoperasiseperti DOS, Windows, PowerPC, BeOS, VMS, EBCDIC, danPocketPC.
PERL merupakanbahasapemograman yang miripbahasapemograman C.

  7. BahasaPemrograman CFM
Cfmdibuatmenggunakan tag ColdFusion dengan software Adobe ColdFusion / BlueDragon / Coldfusion Studio.
Syntax coldfusionberbasis html.

   8. BahasaPemrogramanJavascript
Javascriptadalahbahasa scripting yang handal yang berjalanpadasisi client.
JavaScript merupakansebuahbahasa scripting yang dikembangkanoleh Netscape.
Untukmenjalankan script yang ditulisdengan JavaScript kitamembutuhkan JavaScript-enabled browser yaitu browser yang mampumenjalankan JavaScript.

  9. BahasaPemrograman CSS
Cascading Style Sheets (CSS) adalahsuatubahasastylesheet yang digunakanuntukmengaturtampilansuatudokumen yang ditulisdalambahasa markup.
Penggunaan yang paling umumdari CSS adalahuntukmemformathalaman web yang ditulisdengan HTML dan XHTML.
Walaupundemikian, bahasanyasendiridapatdipergunakanuntuksemuajenisdokumen XML termasuk SVG dan XUL.
Spesifikasi CSS diaturoleh World Wide Web Consortium (W3C).

IDE Dan Macam-Macam IDE C++

 Pengertian IDE Dan Macam-Macam IDE C++


    IDE (Integrated Development Environment) adalah program komputer yang memiliki beberapa fasilitas yang diperlukan dalam pembangunan perankat lunak. Tujuan dari IDE adalah untuk menyediakan semua utilitas yang diperlukan dalam membangun perangkat lunak.
Sebuah IDE, atau secara bebas dapat diterjemahkan sebagai Lingkungan Pengembangan Terpadu, setidaknya memiliki fasilitas:
  • Edior, yaitu fasilitas untuk menuliskan kode sumber dari perangkat lunak.
  • Compiler, yaitu fasilitas untuk mengecek sintaks dari kode sumber kemudian mengubah dalam bentuk binari yang sesuai dengan bahasa mesin.
  • Linker, yaitu fasilitas untuk menyatukan data binari yang beberapa kode sumber yang dihasilkan compiler, sehingga data-data binari tersebut menjadi satu kesatuan dan menjadi suatu program komputer yang siap dieksekusi.
  • Debuger, yaitu fasilitas untuk mengetes jalannya program, untuk mencari kesalahan yang terdapat dalam program.
Sampai tahap tertentu IDE modern dapat membantu memberikan saran yang mempercepat penulisan. Pada saat penulisan kode, IDE juga dapat menunjukan bagian-bagian yang jelas mengandung kesalahan atau keraguan.

Tipe Data Dalam Bahasa C++

 Tipe Data Dalam BahasaC++

   Data merupakan suatu nilai yang bisa dinyatakan dalam bentuk konstanta atau variabel. Konstanta menyatakan nilai yang tetap, sedangkan variabel menyatakan nilai yang dapat diubah-ubah selama eksekusi berlangsung,
   Data berdasarkan jenisnya dapat dibagi menjadi lima kelompok, yang dinamakan sebagai tipe data dasar. Kelima tipe data dasar adalah:
  • Bilangan bulat (integer)
  • Bilangan real presisi-tunggal
  • Bilangan real presisi-ganda
  • Karakter
  • Tak-bertipe (void), keterangan lebih lanjut tentang void dijelaskan dalam Bab V.

   Kata-kunci yang berkaitan dengan tipe data dasar secara berurutan di antaranya adalah int (short int, long int, signed int dan unsigned int), float, double, dan char.
Tabel 2-1 memberikan informasi mengenai ukuran memori yang diperlukan dan kawasan dari masing-masing tipe data dasar.
Tabel 2-1. Ukuran memori untuk tipe data
Untuk tipe data short int, long int, signed int dan unsigned int, maka ukuran memori yang diperlukan serta kawasan dari masint-masing tipe data adalah sebagai berikut :
Tipe                Total bit                Kawasan                                   Keterangan

short int            16             -32768 s/d 32767                               short integer
long int              32            -2147483648 s/d 2147483647              long integer
signed int           32            -2147483648 s/d 2147483647            biasa disingkat dengan int 
unsigned int       32            0 s/d 4294967295                              bilangan int tak bertanda         
Catatan :
§  Ukuran dan kawasan dari masing-masing tipe data adalah bergantung pada jenis mesin yang digunakan (misalnya mesin 16 bit bisa jadi memberikan hasil berbeda dengan mesin 32 bit).
2.2  Variabel
2.2.1 Aturan Pendefinisan Variabel
Aturan penulisan pengenal untuk sebuah variabel, konstanta atau fungsi yang didefinisikan oleh pemrogram adalah sebagai berikut :
§  Pengenal harus diawali dengan huruf (A..Z, a..z) atau karakter garis bawah ( _ ).
§  Selanjutnya dapat berupa huruf, digit (0..9) atau karakter garis bawah atau tanda dollar ($).
§  Panjang pengenal boleh lebih dari 31 karakter, tetapi hanya 31 karakter pertama yang akan dianggap berarti.
§  Pengenal tidak boleh menggunakan nama yang tergolong sebagai kata-kata cadangan (reserved words) seperti int, if, while dan sebagainya.
2.2.2 Mendeklarasikan Variabel
Variabel digunakan dalam program untuk menyimpan suatu nilai, dan nilai yang ada padanya dapat diubah-ubah selama eksekusi program berlangsung. Variabel yang akan digunakan dalam program haruslah dideklarasikan terlebih dahulu. Pengertian deklarasi di sini berarti memesan memori dan menentukan jenis data yang bisa disimpan di dalamnya.

Bentuk umum deklarasi variabel:
Pada pendeklarasian varibel, daftar-variabel dapat berupa sebuah variabel atau beberapa variabel yang dipisahkan dengan koma. Contoh:
     int var_bulat1;
     float var_pecahan1, var_pecahan2;
2.2.3 Memberikan Nilai ke Variabel
Untuk memberikan nilai ke variabel yang telah dideklarasikan, maka bentuk umum pernyataan yang digunakan adalah :
Contoh:
     int var_bulat = 10;
     double var_pecahan = 10.5;
2.2.4 Inisialisasi Variabel
Adakalanya dalam penulisan program, setelah dideklarasikan, variabel langsung diberi nilai awal. Sebagai contoh yaitu variabel nilai :
            int nilai;
nilai = 10;
Dua  pernyataan di atas sebenarnya dapat disingkat melalui pendeklarasian yang disertai penugasan nilai, sebagai berikut :
            int nilai= 10;
Cara seperti ini banyak dipakai dalam program C, di samping menghemat penulisan pernyataan, juga lebih memberikan kejelasan, khususnya untuk variabel yang perlu diberi nilai awal (diinisialisasi).

2.3 Konstanta
            Konstanta menyatakan nilai yang tetap. Berbeda dengan variabel, suatu konstanta tidak dideklarasikan. Namun seperti halnya variabel, konstanta juga memiliki tipe. Penulisan konstanta mempunyai aturan tersendiri, sesuai dengan tipe masing-masing.
§  Konstanta karakter misalnya ditulis dengan diawali dan diakhiri dengan tanda petik tunggal, contohnya : ‘A’ dan ‘@’.
§  Konstanta integer ditulis dengan tanda mengandung pemisah ribuan dan tak mengandung bagian pecahan, contohnya : –1 dan 32767.
§  Konstanta real (float dan double) bisa mengandung pecahan (dengan tanda berupa titik) dan nilainya bisa ditulis dalam bentuk eksponensial (menggunakan tanda e), contohnya : 27.5f (untuk tipe float) atau 27.5 (untuk tipe double) dan 2.1e+5 (maksudnya 2,1 x 105 ).
§  Konstanta string merupakan deretan karakter yang diawali dan diakhiri dengan tanda petik-ganda (), contohnya :“Pemrograman Dasar C”.


2.4 Operator
            Operator merupakan simbol atau karakter yang biasa dilibatkan dalam program untuk melakukan sesuatu operasi atau manipulasi, seperti menjumlahkan dua buah nilai, memberikan nilai ke suatu variabel, membandingkan kesamaan dua buah nilai.  Sebagian operator C tergolong sebagai operator binary, yaitu operator yang dikenakan terhadap dua buah nilai (operand). Contoh :
            a + b

Simbol + merupakan operator untuk melakukan operasi penjumlahan dari kedua operand-nya (yaitu a dan b). Karena operator penjumlahan melibatkan dua operator ini tergolong sebagai operator binary.

            -c

Simbol - (minus) juga merupakan operator. Simbol ini termasuk sebagai operator unary, yaitu operator yang hanya memiliki sebuah operand (yaitu c pada contoh ini).


2.4.1. Operator Aritmatika
§  Operator untuk operasi aritmatika yang tergolong sebagai operator binary adalah :
*          perkalian
/          pembagian
%          sisa pembagian
+          penjumlahan
-          pengurangan
§  Adapun operator yang tergolong sebagai operator unary.
            -          tanda minus
            +          tanda plus
            Contoh pemakaian operator aritmatika misalnya untuk memperoleh nilai diskriminan dari suatu persamaan kuadrat :  D = b2 – 4ac

Operator yang telah dituliskan di atas, yang perlu diberi penjelasan lebih lanjut adalah operator sisa pembagian. Beberapa contoh berikut kiranya akan memperjelas makna dari operator ini .
·         Sisa pembagian bilangan 7 dengan 2 adalah 1 (7 % 2 à 1)
·         Sisa pembagian bilangan 6 dengan 2 adalah 0 (6 % 2 à 0)
·         Sisa pembagian bilangan 8 dengan 3 adalah 1 (8 % 3 à 2)
Kegunaan operator ini diantaranya bisa dipakai untuk menentukan suatu bilangan bulat termasuk ganjil atau genap, berdasarkan logika : “Jika bilangan habis dibagi dua (sisanya nol), bilangan termasuk genap. Sebaliknya, termasuk ganjil”.
2.4.2. Operator Penurunan dan Penaikan
            Masih berkaitan dengan operasi aritmatika, C menyediakan operator yang disebut sebagai operator penaikan dan operator penurunan, yaitu :
++    operator penaikan
 operator penurunan
Operator penaikan digunakan untuk menaikkan nilai variabel sebesar satu. Penempatan operator terhadap variabel dapat dilakukan di muka atau di belakangnya, contohnya :

     x = x+1;
     y = y+1;
Bisa ditulis menjadi :
     ++x;
     –y;
atau :

            x++;
     y–;

bergantung pada kondisi yang dibutuhkan oleh pemrogram.  Di bawah ini adalah contoh yang akan menunjukkan perbedaan pemakaian dan hasil dari ++x dengan x++ (atau pemakaian y– dengan –-y).
2.4.3. Prioritas Operator Aritmatika
            Tabel di bawah ini  memberikan penjelasan mengenai prioritas dari masing-masing operator. Operator yang mempunyai prioritas tinggi akan diutamakan dalam hal pengerjaan dibandingkan dengan operator yang memiliki prioritas lebih rendah.

Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
X-NONE
MicrosoftInternetExplorer4
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-qformat:yes;
mso-style-parent:”";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”,”serif”;}
Prioritas                                           Operator                                                  urutan pengerjaan
Tertinggi                ( )                                       dari kiri ke kanan
!     ++    –    +    -                  dari kanan ke kiri *)
*     /     %                             dari kiri ke kanan
+     -                                   dari kiri ke kanan *)
Terendah              =     +=    -=    *=    /=    %=          dari kanan ke kiri
*)   Bentuk unary + dan unary memiliki prioritas yang lebih tinggi daripada bentuk binary + dan binary

Konsep Bahasa Compiler dan Interpreter

pengertian dan konsep bahasa compiler dan interpreter

  Interpreter adalah perangkat lunak yang mampu mengeksekusi code program (yang ditulis oleh programmer) lalu menterjemahkannya ke dalam bahasa mesin, sehingga mesin melakukan instruksi yang diminta oleh programmer tersebut. Perintah-perintah yang dibuat oleh programmer tersebut dieksekusi baris demi baris, sambil mengikuti logika yang terdapat di dalam kode tersebut. Proses ini sangat berbeda dengan compiler, dimana pada compiler, hasilnya sudah langsung berupa satu kesatuan perintah dalam bentuk bahasa mesin, dimana proses penterjemahan dilaksanakan sebelum program tersebut dieksekusi.
  Interpreter atau dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai Juru Bahasa berbeda dengan Translator atau penterjemah dalam segi media yang dipakai untuk menerjemahkan. Interpreter akan menterjemahkan bahasa sumber ke dalam bahasa sasaran secara langsung atau orally sementara translator akan menerjemahkan bahasa sumber ke bahasa sasaran secara tertulis.
Java dijalankan menggunakan interpreter yaitu Java Virtual Machine (JVM). Hal ini menyebabkan source code Java yang telah dikompilasi menjadi Java bytecodes dapat dijalankan pada platform yang berbeda-beda.
Bahasa Pemrograman Menggunakan Interprenter
 Bahasa pemrograman yang menggunakan interpreter cenderung membutuhkan softwere simulasi yang besar untuk operasi primitive,manajemen penyimpanan, dan fitur-fitur bahasa. Translator untuk bahasa pemrograman yang mengunakan interprenter cenderung lebih sederhana, dengan kompleksitas implementasi datang dari softwere simulasi. Contoh bahasa pemrograman yang menggunakan interprenter adalah LISP, ML,BASIC, dan SmallTalk.
 Sedangkan Compiler sendiri adalah program sistem yang digunakan sebagai alat bantu dalam pemrogaman.Perangkat lunak yang melakukan proses penterjemahan code (yang dibuat programmer) ke dalam bahasa mesin. Hasil dari terjemahan ini adalah bahasa mesin. Pada beberapa compiler, output berupa bahasa mesin dilaksanakan dengan proses assembler yang berbeda. 
Bertahun tahun pemrograman bahasa tingkat tinggi (high level languange-HLL) telah dikenal luar di lingkungan pemrograman komputer karena kemudahan dalam pembuatannya. Beberapa tahun terakhir ada dua faktor yang menjadi perhatian dalam pengembangan program, yaitu : protabilitas dan pemeliharaan program. Seperti diketahui komputer tidak ‘mengenal’ HLL, sehingga diperlukan suatu konversi ke dalam bahasa mesin.
  Compiler adalah suatu program yang melakukan proses translasi dari HLL ke dalam bahasa mesin di komputer. Disamping program translasi, compiler juga mempunyai beberapa fungsi penting, seperti diagnostik, contohnya kemampuan pendeteksian error/kesalahan. Pelannggaran spesifikasi HLL akan terdeteksi dan dilaporkan kepada programmer oleh compiler agar seger diperbaiki hingga mempermudah pembentukan machine language equivalent.
Bahasa Pemrograman Menggunakan Compiler
  Translator yang digunakan untuk bahasa pemrograman yang menggunakan compiler merupakan translator yang besar dan kompleks, dan penekanan pada translasi untuk dapat di eksekusi seefisien mungkin.
contoh bahasa pemrograman yang menggunakan compiler adalah C++, FORTRAN, PASCAL. 

perkembangan informasi teknologi

Perkembangan Informasi Teknologi

 
  Perkembangan informasi teknologi sangat pesat bahkan di pelosok-pelosok yang dulunya belum merasakan teknologi pun sekarang bisa menikmati layanan informasi teknologi scara online.

  Teknologi informasi muncul sebagai akibat semakin merebaknya globalisasi dalam kehidupan organisasi, semakin kerasnya persaingan bisnis, semakin singkatnya siklus hidup barang dan jasa yang ditawarkan, serta meningkatnya tuntutan selera konsumen terhadap produk dan jasa yang ditawarkan. Untuk mengantisipasi semua ini, perusahaan mencari terobosan baru dengan memanfaatkan teknologi. Teknologi diharapkan dapat menjadi fasilitator dan interpreter. Semula teknologi informasi digunakan hanya terbatas pada pemrosesan data. Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi tersebut, hampir semua aktivitas organisasi saat ini telah dimasuki oleh aplikasi dan otomatisasi teknologi informasi.
  Teknologi informasi didefinisikan sebagai perpaduan antara teknologi komputer dan telekomunikasi dengan teknologi lainnya seperti perangkat keras, perangkat lunak, database, teknologi jaringan, dan peralatan telekomunikasi lainnya. Selanjutnya, teknologi informasi dipakai dalam sistem informasi organisasi untuk menyediakan informasi bagi para pemakai dalam rangka pengambilan keputusan.
  Ada berbagai macam sistem informasi dengan menggunakan teknologi informasi yang muncul, antara lain Electronic Data Processing Systems, Data Processing Systems (DPS), Decision Support System (DSS), Management Information System (MIS), Executive Information Systems (EIS), Expert System (ES) dan Accounting Information System (AIS) (Bodnar, 1998). Saluran komunikasi yang dapat digunakan untuk berkomunikasi adalah standard telephone lines, coaxial cable, fiber optics, microwave systems, communications satellites, cellular radio and telephone. Sedangkan konfigurasi jaringan yang dapat dipakai untuk berkomunikasi adalah Wide Area Network (WAN), Local Area Network (LAN), dan Client/Server Configurations (Romney, 2000).
  EDP adalah penggunaan teknologi komputer untuk menyelenggarakan pemrosesan data yang berorientasi pada transaksi organisasi. Sistem ini digunakan untuk mengolah data transaksi yang sifatnya rutin (sehari-hari). Sistem ini tidak dapat membantu pekerjaan pihak manajemen yang berkaitan dengan pengambilan keputusan. Sistem ini hanya bermanfaat untuk meningkatkan ketepatan waktu dan frekuensi penyajian laporan. Secara fundamental, EDP merupakan aplikasi system informasi akuntansi dalam setiap organisasi. Istilah data processing (DP) sebenarnya sama dengan EDP.
  MIS merupakan penggunaan teknologi komputer untuk menyediakan informasi yang berorientasi pada manajemen level menengah. MIS mengakui adanya kenyataan bahwa para manajer dalam suatu organisasi membutuhkan informasi dalam rangka pengambilan keputusan dan bahwa sistem informasi berbasis komputer dapat membantu penyediaan informasi bagi para manajer.
   DSS adalah suatu sistem informasi yang datanya diproses dalam bentuk pembuatan keputusan bagi pemakai akhir. Karena berorientasi pada pemakai akhir, maka DSS membutuhkan penggunaan model-model keputusan dan database khusus yang berbeda dengan sistem DP. DSS diarahkan pada penyediaan data yang nyata, khusus, dan informasi yang tidak rutin yang diminta oleh manajemen. DSS dapat digunakan untuk menganalisis kondisi pasar sekarang atau pasar potensial. DSS juga dapat membantu mengubah proses bisnis, dimana umumnya manajer membuat semua keputusan, namun dengan adanya teknologi informasi seperti decision support tools, access database, dan modelling software, pengambilan keputusan menjadi bagian setiap orang.
  ES merupakan sistem informasi yang berbasis pada pengetahuan yang menggunakan pengetahuan tentang bidang aplikasi khusus untuk menjalankan kegiatan sebagai konsultan ahli bagi pemakai akhir. Seperti DSS, ES membutuhkan penggunaan model-model keputusan manajemen dan database khusus. Tidak seperti DSS, ES juga membutuhkan pengembangan basis pengetahuan dan inference engine. Jika DSS membantu manajemen dalam rangka pengambilan keputusan, maka ES membuat keputusan tersebut.
  EIS merupakan suatu sistem informasi yang berkaitan dengan kebutuhan manajemen puncak mengenai informasi strategik dalam proses pengambilan keputusan strategik. Sedangkan AIS merupakan sebuah sistem yang menyediakan informasi bersifat keuangan dan non keuangan bagi para pengambil keputusan. Penggunaan teknologi informasi pada aktivitas perusahaan seperti pada value chain dapat menghasilkan beberapa keuntungan, seperti penghematan biaya, percepatan waktu operasi, peningkatan produktivitas, percepatan waktu pengiriman barang dan jasa kepada pelanggan, serta peningkatan nilai barang dan jasa yang tinggi pada pelanggan.
  Salah satu teknologi informasi yang tidak kalah pentingnya adalah pemakaian Electronic Data Interchange (EDI). EDI adalah komunikasi antar komputer dengan tujuan meningkatkan efektivitas dan mengurangi pekerjaan yang sifatnya klerikal. Hansen dan Hill (1989) mendefinisikan EDI sebagai pergerakan dokumen bisnis dalam format terstruktur antara berbagai patner bisnis dalam suatu organisasi. Dengan EDI, dokumen yang diterima dapat memerintahkan komputer secara otomatis. EDI yang terintegrasi memberikan peluang pada manajer untuk berkonsentrasi penuh pada pengambilan keputusan strategik dan meningkatkan kemampuan dalam pengendalian beberapa aktivitas.
  Teknologi akan terus berkembang. Teknologi informasi yang kuat akan menjadi competitive edge bagi perusahaan dan sekaligus menjadi entry barrier (Fasio, 1994). Bagi organisasi yang ingin maju dan berkembang, tidak ada alasan untuk tidak menggunakan teknologi sepanjang hal itu dapat mempermudah perusahaan menyesuaikan diri dengan lingkungannya (Hanscombe, 1989).